Pengaruh Pemberian Cookies Tinggi Kalium Berbasis Produk Olahan Tepung Pisang Hijau, Tempe dan Bit Untuk Penderita Diare Akut di Rumah Sakit Pertamina Prabumulih

Authors

  • Rini Purwanti Rini Purwanti Rini Purwanti Politeknik Kesehatan Palembang
  • Terati Terati Politeknik Kesehatan Palembang
  • Imelda Telisa Institut Kesehatan Mitra Bunda

Abstract

Pembuatan cookies tinggi kalium berbasis produk olahan tepung pisang hijau, tempe dan bit dapat menjadi alternative snack dengan kandungan zat gizi cookies yang lebih baik dan bermanfaat untuk penderita diare akut.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian cookies tinggi kalium berbasis produk olahan tepung pisang hijau, tempe dan bit pada penderita diare akut di RSP. Prabumulih. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi eksperiment dengan rancangan Pretest dan Post test group. Kelompok perlakuan mendapat cookies tepung pisang hijau, tempe dan bit sebanyak 2 kali sehari selama 5 hari, untuk usia 1-9 tahun 4 keping (33,3 gram) dan untuk usia 10-18 tahun 6 keping (50 gram) dan kelompok pembanding mendapat cookies tempe (placebo) sebanyak 2 kali sehari selama 5 hari, untuk usia 1-9 tahun 4 keping (33,3 gram) dan untuk usia 10-18 tahun 6 keping (50 gram). Analisis data menggunakan t- test dependent pada sampel kelompok perlakuan nilai t-20.458 dan nilai p value α < 0.005, dapat disimpulkan terdapat pengaruh pemberian cookies tepung pisang hijau, tempe dan bit terhadap kadar kalium penderita diare akut. Analisis data menggunakan t-test dependent pada sampel kelompok pembanding nilai t-11.318 dan nilai p value α < 0.005, dapat disimpulkan terdapat pengaruh pemberian cookies tempe (placebo) terhadap kadar kalium penderita diare akut di RSP. Prabumulih.

References

Kotloff, K. L., Nataro, J. P., Blackwelder, W. C., Nasrin, D., Farag, T. H., Panchalingam, S., Wu, Y.,

Sow, S. O., Sur, D., & Breiman, R. F. (2013). Burden and aetiology of diarrhoeal disease in infants and young children in

developing countries (the Global Enteric Multicenter Study, GEMS): a prospective, case-control study. The Lancet, 382(9888), 209??222.

Meliyanti, F. (2016). Faktor-faktor yang

berhubungan dengan kejadian diare pada balita. Jurnal Aisyah: Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(2), Hal-09.

Nurwahidah, N. (2018). Efektivitas antara

Pemberian Biskuit Tempe dengan Madu Terhadap Penurunan Frekuensi BAB Anak Balita Diare di RSUD Haji Makassar. Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.

Profil Kesehatan Kota Prabumulih Tahun 2020

Sani, N., & Abidin, Z. (2014). Hubungan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Ibu Balita Dengan Kejadian Diare Akut Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Candra Mukti Kabupaten Tulang Bawang Barat. Jurnal Ilmu Kedokteran Dan Kesehatan, 1(3).

Sudirman, S., & Ninsix, R. (2015). Pengaruh

Penambahan Tepung Ampas Kelapa Dengan Tepung Tapioka Terhadap Cookies. JURNAL TEKNOLOGI PERTANIAN, 4(2), 30??41.

TKPI (Tabel Komposisi Pangan Indonesia) Tahun

Vaughan, C. A., Ghosh-Dastidar, M., & Dubowitz, T. (2018). Attitudes and barriers to healthy diet and physical activity: a latent profile analysis. Health Education & Behavior, 45(3), 381??393.

Downloads

Published

2022-07-26