Hubungan Praktik Inisiasi Menyusu Dini dan ASI Eksklusif di Kecamatan Pagedangan Tangerang Tahun 2019

Authors

  • Aprilya Roza Werdani Institut Kesehatan Mitra Bunda
  • Justiyulfah Syah Institut Kesehatan Mitra Bunda
  • Rahmi Sari Dewi Institut Kesehatan Mitra Bunda

Keywords:

Inisiasi menyusu dini, ASI eksklusif

Abstract

World Health Organization (WHO) merekomendasikan pemberian ASI secara eksklusif pada enam bulan pertama kehidupan. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan ASI eksklusif. Metode: desain penelitian yang digunakan adalah cross-sectional dengan jumlah sampel 153 orang. Data dikumpulkan melalui wawancara kuesioner. Hasil: penelitian ini menunjukkan bahwa proporsi anak yang tidak diberi ASI eksklusif adalah 47,7%, inisiasi menyusu dini 37,3%, dan berat lahir rendah 7,8%. Hasil analisis chi-square menunjukkan bahwa inisiasi menyusu dini memiliki hubungan signifikan dengan ASI eksklusif (p = 0,035; OR 2,161: CI 95% 1,108-4,213). Kesimpulan: Anak yang mendapatkan inisiasi menyusu dini memungkinkan dua kali lebih besar mendapatkan ASI eksklusif. Saran: Setiap ibu diharapkan dapat mempraktikkan inisiasi menyusu dini sehingga meningkatkan proporsi anak mendapatkan ASI eksklusif.

Author Biographies

Aprilya Roza Werdani, Institut Kesehatan Mitra Bunda

Program Studi Sarjana Gizi

Justiyulfah Syah, Institut Kesehatan Mitra Bunda

Program Studi Sarjana Gizi

Rahmi Sari Dewi, Institut Kesehatan Mitra Bunda

Program Studi Sarjana Gizi

References

Arifiati, N. (2017). Analisis Faktor yang Mempengaruhi Pemberian ASI Eksklusif pada Bayi di Kelurahan Warnasari Kecamatan Citangkil Kota Cilegon. Prosiding Seminar Nasional IKAKESMADA ??SPeran Tenaga Kesehatan Dalam Pelaksanaan SDGs,⬝ 129??135.

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. (2018). Laporan Riskesdas 2018. In Laporan Nasional RIskesdas 2018.

Deslima, N., Misnaniarti, & Zulkarnain. (2019). Analisis Hubungan Inisiasi Menyusu Dini terhadap Pemberian Asi Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Makrayu Kota Palembang. Jurnal Jumantik, 4(1), 1??14.

Ekaristi, P., Kandou, G. D., & Mayulu, N. (2017). Hubungan Inisiasi Menyusui Dini (Imd) Dengan Pemberian Asi Eksklusif Di Kota Manado. Kesmas, 6(3).

Irawan, J. (2018). Hubungan Inisiasi Menyusu Dini ( IMD ) dan pemberian Air Susu Ibu ( ASI ) Eksklusif DI RSUD Wangaya. Skala Husada, 15(1), 1??7.

Purvitasari, R. K., & Purbasari, A. A. D. (2019). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian Asi Eksklusif pada Ibu Bayi 6-24 Bulan di Rw 05 Pabuaran Mekar Bogor. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 53(9), 287.

Raj, J. F., Fara, Y. D., Mayasari, A. T., & Abdullah, A. (2020). Faktor yang mempengaruhi pemberian ASI eksklusif. Wellness And Healthy Magazine, 2(2), 283??291.

Sholikah, B. M. (2018). Hubungan Penolong Persalinan, Inisiasi Menyusu Dini dan Dukungan Petugas Kesehatan dengan Perilaku Ibu Dalam Pemberian ASI Eksklusif. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 3(2), 6??12.

World Health Organization. (2009). Infant and young child feeding Model Chapter for textbooks for medical students and allied health professionals. WHO Press.

World Health Organization. (2019). Early initiation of breastfeeding to promote exclusive breastfeeding.

World Health Organization. (2021). Infant and young child feeding.

Downloads

Published

2022-06-06