Pengaruh Modifikasi Buah Dan Sayur Terhadap Sisa Makanan Di TPA House Of Love di Kota Palangka Raya
Abstract
Balita dan anak pra sekolah dianjurkan untuk konsumsi sayuran dan buah-buahan sehari-hari yaitu sebesar 75 gr/kapita/hari. Namun, rata-rata konsumsi sayur pada anak pra sekolah saat ini hanya 50,9 gr/kapita/hari. Bagi orang tua balita yang bekerja sebagian besar menitipkan anaknya ke Tempat Penitipan Anak (TPA). Penyelenggaraan makanan di TPA, kelengkapan dan kecukupan zat gizi dalam makanan yang disajikan haruslah dijadikan pedoman dalam penyusunan menu makanan yang akan disajikan. Penelitian ini merupakan Quasi eksperimen tentang penerapan sayur dan buah di TPA House Of Love, dengan Rancangan One group pre-test post-test. Tahapan intervensi dilakukan dengan menimbang berat sayur dan buah dan mengkonversikan ke dalam berat mentah masak dan dianalisis menggunakan nutrisurvey. Sayur dan buah diporsi dan ditimbang sesuai kebutuhan anak dan diukur sisa makanan dengan metode Comstock. Sisa makanan diukur dua kali, sebelum dilakukan modifikasi dan sesudah dilakukan modifikasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data rata-rata hasil asupan energi, protein, lemak dan karbohidrat yang diperoleh sesudah intervensi pada responden usia 1-3 tahun dan 4-6 tahun lebih tinggi dibandingkan sebelum intervensi. Hasil analisis rata-rata persentase berat sisa makanan yang dikonsumsi oleh responden usia 1-3 tahun dan 4-6 tahun menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum intervensi dengan sesudah diberikan intervensi (p<0,05).




