Uji Toksisitas Ekstrak Etanol Kelakai (Stenochlaena palutris (Burn.f) Bedd) Terhadap Sel Vero

Authors

  • Harlyanti Muthma'innah Mashar Poltekkes Kemenkes Palangka Raya

Abstract

Angka kejadian dan kematian akibat kanker terus meningkat pada berbagai negara, termasuk Indonesia. Berbagai upaya melalui terapi-terapi telah dilakukan untuk dapat mengurangi kekambuhan dan penyebarannya, namun seringkali menimbulkan efek samping. Untuk meminimalisir timbulnya efek samping, diperlukan suatu terapi alternatif yang efektif untuk pengobatan dan mengatasi penyakit kanker melalui pemanfaatan bahan alam, salah satunya adalah kelakai (Stenochlaena palustris). Penelitian ini bertujuan untuk melakukan uji aktivitas sitotoksik ekstrak etanol kelakai (Stenochlaena palustris) terhadap sel vero sehingga dapat mengidentifikasi potensinya sebagai antikanker. Ekstraksi dengan etanol 96% menggunakan metode maserasi. Identifikasi kandungan kimia dilakukan secara kualitatif dengan mengidentifikasi senyawa tannin, alkaloid, flavonoid, saponin, dan steroid/terpenoid. Uji toksisitas dengan metode MTT assay dengan serial konsentrasi yaitu 2000; 1000; 500; 250; 125; 62,5; 31,5; dan 15,625 ?g/ml. Ekstrak etanol kelakai mengandung senyawa tannin, flavonoid, steroid, alkaloid, dan saponin. Hasil uji terhadap sel vero diperoleh nilai IC50 ekstrak etanol kelakai sebesar 1724,5752 ug/mL.

Downloads

Published

2022-06-20