HUBUNGAN PARITAS DAN DUKUNGAN SUAMI TERHADAP PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI INTRA UTERINE DEVICE (IUD) PADA PASANGAN USIA SUBUR DI PUSKESMAS DI PUSKESMAS MEDAN JOHOR KOTA MEDAN TAHUN 2022

Authors

  • Rasmi Manullang STIKES MITRA HUSADA MEDAN

Abstract

Latar Belakang: Penggunaan MKJP (Metode Kontrasepsi Jangka Panjang) masih sangat rendah dikarenakan pengetahuan masyarakat yang masih rendah tentang kelebihan metode MKJP dan keterbatasan jumlah tenaga terlatih serta sarana yang ada. Dari keseluruhan jumlah peserta KB aktif, hanya 17,45% diantaranya yang menggunakan KB MKJP. Sedangkan 81,23% lainnya pengguna KB non MKJP dan 1,32% menggunakan metode KB tradisional. Data peserta KB aktif menurut Cakupan Peserta KB Aktif Menurut Metode Kontrasepsi Modern tahun 2017 IUD 7,15%. Alat Kontrasepsi Dalam Rahim atau Intra Uterine  Device(IUD) Merupakan salah satu alat kontrasepsi yang baik buat kaum wanita. Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat Hubungan Paritas dan Dukungan Suami Terhadap Pemilihan Alat Kontrasepsi Intra Uterine Device (IUD) Pada Pasangan Usia Subur di Puskesmas Medan Johor Tahun 2022. Metode Penelitian : ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain  Cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 34 responden akseptor KB IUD pada bulan Maret dan April. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan total sampling. Hasil Penelitian :Ibu dengan paritas sekundipara  paling dominan masih menjadi akseptor KB yakni sebesar 11 (32,4 %). Nilai Asymp (2-sided) pada uji pearson Chi-Square diketahui sebesar 0,001 atau <0,05, dapat diketahui bahwa H0 dittolak dan Ha diterima artinyaada hubungan antara paritas dengan pemilihan alat kontrasepsi IUD pada Pasangan usia subur di Puskesmas Medan Johor Tahun 2022. Ibu dengan dukungan positif  paling dominan masih menjadi akseptor KB yakni sebesar 25 (73,5 %). Diketahui bahwa nilai Asymp (2-sided) pada uji pearson Chi-Square diketahui sebesar 0,000 atau <0,05, artinya ada hubungan antara dukungan suami dengan pemilihan alat kontrasepsi IUD pada Pasangan usia subur di Puskesmas Medan Johor Tahun 2022. Saran: Diharapkan kepada petugas kesehatan untuk selalu meningkatkan mutu pelayanan keluaraga berencana terutama AKDR kepada pasangan usia subur, baik melalui konseling maupun penyuluhan sehingga jumlah akseptor KB IUD tidak berkurang.

 

Published

2022-02-28