PENERAPAN STIMULASI DETEKSI INTERVENSI DINI TUMBUH KEMBANG BALITA

Authors

  • Trisna Yuni Handayani Institut Kesehatan Mitra Bunda

Keywords:

Simulasi Deteksi Intervensi Dini Tumbuh Kembang, Balita

Abstract

Balita merupakan generasi penerus  bangsa. kualitas tumbuh kembang balita di Indonesia perlu mendapat perhatian yaitu mendapat gizi yang baik, stimulasi yang memadai serta pelayanan kesehatan terjangkau termasuk deteksi dan intervensi dini penyimpangan tumbuh kembang sehingga balita dapat tumbuh dan berkembang secara optimal sesuai dengan potensi genetiknya dan mampu bersaing di era global. Tujun kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah dapat menemukan secara dini penyimpangan pertumbuhan, penyimpangan perkembangan dan penyimpangan mental emosional pada anak sehingga dapat dilakukan intervensi Deteksi dini. Sasaran dalam kegiatan ini adalah bayi dan balita usia balita umur 0??5 tahun dan anak prasekolah umur 5-6 yang bearada diwilayah kelurahan Batu ampar, dengan jumlah yang hadir 31 balita. Metode yang digunakan adalah skrining tumbuh kembang (SDIDTK), penyuluhan, dan diskusi. Hasilnya setelah dilakukan skrining tumbuh kembang pada 31 balita ditemukan bahwa 29 (93,5%) balita dengan gizi baik, 30 (96,7 %) balita dengan tinggi badan normal, 30 (96,7 %) balita yang perkembangannya sesuai dengan tahapan usia. Setelah dilakukan penyuluhan, rata-rata pengetahuan ibu tentang pertumbuhan dan perkembangan dan simulasi balita dari 31 ibu balita 25 (80,64%) ibu balita pengetahuan baik, 4 (13%) ibu balita pengetahuan cukup, 2(6%)  ibu balita pengetahuan kurang. Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan penegrtahuan ibu balita tentang tumbuh kembang dan simulasi balita sesuai usia serta menemukan secara dini adanya penyimpangan tumbuh kembang balita.

References

Arief. (2010). Deteksi Dini Tanda dan Gejala Penyimpangan Pertumbuhan dan Perkembangan Anak.

Direktorat Kesehatan Departmen Kesehatan Keluarga. (2010). Kpsp Pada Anak. Kementerian Kesehatan RI, 53??82.

Fadlyana, E., Alisjahbana, A., Nelwan, I., Noor, M., Selly, S., & Sofiatin, Y. (2016). Pola Keterlambatan Perkembangan Balita di daerah Pedesaan dan Perkotaan Bandung, serta Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Sari Pediatri, 4(4), 168. https://doi.org/10.14238/sp4.4.2003.168-75

Mengenal Keterlambatan Perkembangan Umum pada Anak, (2013). http://www.idai.or.id/artikel/seputar-kesehatan-anak/mengenal-keterlambatan-%0Aperkembangan-umum-pada-anak

Izah, N., Bakhar, M., & Andari, I. D. (2018). Pengaruh Penggunaan Aplikasi Stimulasi Tumbuh Kembang Terhadap Pengetahuan Ibu Dan Pertumbuhan Balita Umur 9 ?? 24 Bulan. Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal, 7(2), 328. https://doi.org/10.30591/siklus.v7i2.897

Marwasariaty, Sutini,T, Sulaeman, S (2019). Pendidikan Kesehatan Menggunakan Media Booklet + Aplikasi SDIDTK Efektif Meningkatkan Kemandirian Keluarga dalam Pemantauan Tumbuh Kembang Balita. Journal of Telenursing (JOTING) Volume 1, Nomor 2, Desember 2019 , 1??23. DOI: https://doi.org/10.31539/joting.v1i2.853

UNICEF. (2020). Situasi anak di Indonesia - Tren, peluang, dan tantangan dalam memenuhi hak-hak anak. Unicef Indonesia, 8??38.

World Health Statistics of 2018, (2018). http://aps.who.int

Yunita, D., Luthfi, A., & Erlinawati, E. (2020). Hubungan Pemberian Stimulasi Dini Dengan Perkembangan Motorik Pada Balita Di Desa Tanjung Berulak Wilayah Kerja Puskesmas Kampar Tahun 2019. Jurnal Kesehatan Tambusai, 1(2), 61??68.

Downloads

Published

2022-07-12